New definition of what so called Nationalism

Setelah baca buku fiksi yang judulnya Negara ke lima (recomended by Zen temen gw), definisi nasionalisme kita bisa aja berubah. Buku itu sendiri secara sekilas cuma berisi kumpulan fakta2 sejarah dan catatan dari serpihan sejarah mengenai nusantara, bukan Indonesia. Kenapa begitu? karena Nusantara sudah dari dulu ada dan Indonesia baru lahir pada tanggal 17 agustus 1945 dan mati tanggal 1 Desember 1956……
haah?? apa maksudnya? you have to read by yourself..
inti dari buku itu yang menarik adalah, kebangkitan harga diri bangsa ini yang sudah terpuruk sekian lama akibat penjajahan, korupsi, bencana alam dan kebobrokan penguasanya. Nusantara bukan hanya lap gombal yang ditinggalkan Belanda, Nusantara bukan hanya sapi perahan yang bernama Hindia Belanda, Nusantara bukan hanya sisa2 kejayaan masa lalu dari Majapahit dan Sriwijaya yang terus diagungkan buku sejarah tapi dilupakan generasi sekarang. Nusantara lebih dari itu
bagaimana jika saya katakan Nusantara adalah sumber dari segala ilmu pengetahuan di dunia?. atau Nusantara adalah asal muasal kebudayaan di dunia, dan terlebih….
Nusantara adalah surga atau eden tempat Adam dan Hawa bermukim pada awalnya seperti dituturkan oleh semua mitologi agam pagan dan agama samawi di dunia.
atau lebih mudahnya …
Nusantara yang berupa kepulauan terbesar di dunia adalah sisa-sisa benua Lemuria yang tenggelam beserta peradaban maju 11000 tahun yang lalu bernama
Atlantis…

..

.

Trus apa bukti sejarah yang mengiyakan Atlantis sebenarnya adalah Nusantara kita? dalam legenda Atlantis ada logam terkenal dari Atlantis yang bernama Orichalcum, kalau ada yang pernah main game advanture lama berjudul Indiana jones and the Fate of Atlantis pasti tahu kalau Orichalcum itu sumber energi untuk peradaban Atlantis. Memang bukti2 di internet bisa saja cuma khayalan gila seorang penulis atau ilmuwan sejarah untuk mencapai popularitas. Tapi gw lebih tertarik dengan tautan2 sejarah satu sama lainnya dan kalau diceritakan akan timbul benang merah tersendiri..

Orichalcum dibawa dari Atlantis setelah bencana yang menenggelamkan benua itu ke dasar laut. Bencana yang mungkin tidak asing bagi kita. Letusan gunung Krakatau di "selat" sunda. loh bukannya Krakatau meletus tahun 1883 ? dan bukankah Atlantis sudah musnah menurut Plato 11000 tahun silam? betul..tapi kalau kita baca buku Simon Winchester di bukunya Krakatau, dia bilang kalau letusan 1883 adalah ulangan dari letusan krakatau purba yang lebih menghancurkan. Jika letusan 1883 menghancurkan pulau Rakata, letusan purba mengakibatkan kawah besar yang memisahkan Sumatra dan Jawa hingga terbentuk selat. Maka dari itu kata selat pertama gw tulis dengan "selat". Efeknya bukan hanya itu seluruh paparan sunda terguncang, lempeng benua oriental bertumbukan dengan lempeng australia memicu serentetan letusan gunung berapi mulai dari Leuser di Aceh sampai Rinjani di Nusa tenggara. Kumpulan debu terakumulasi di atmosfer, menutupi sinar matahari dan memerangkap panas yang masuk ke bumi..ancient global warming (hello Mr.Gore..are you there?).  Diduga letusan vulkanik purba ini yang mengakibatkan berakhirnya jaman es (jadi bukan gara2 tupai di Ice Age he..he). Paparan sunda terpisah, Borneo, Andalas dan Jawadwipa terpisah oleh lautan.

Setelah bencana, legenda terus berlanjut…

Plato membuat buku yang bercerita tentang legenda benua ini, Para Ilmuwan cenderung meremehkan cerita PLato yang tendensius dan banyak berisi kebohongan..

tak mengapa..teruskan membaca

PLato bercerita kepada muridnya Aristoteles dan Aristoteles mengobarkan pula pencarian Orichalcum kepada muridnya yang sudah kita kenal lewat film Oliver stone..

yup…Alexander the great atau Iskandar agung, kalau kita tonton filmnya, Alexander meluaskan teritorinya tidak ke barat tapi malah ke timur. Motif sebenarnya adalah mencapai Nusantara atau Atlantis, tapi sayang ekspansi itu terhenti di India. Pencarian terus berlanjut, Alexander sempat menikah dengan putri raja India dan melahirkan 3 anak serta mewariskan pula pengetahuan kuno tentang benua yang hilang.

Satu ke China,

satu ke Ceylon

dan terakhir berlabuh tepat ke sisa Atlantis, yaitu pantai barat Sumatera,

yaitu tanah Minangkabau…




Leave a Reply